Sabtu, 25 Januari 2014

Tak Sekandung Tetapi Selalu Bersama dan Saling Menyayangi

Mungkin sesama manusia bisa dengan mudah menyayangi yang lain. Meskipun bukan saudara tapi sahabat, teman dan pacar sekalipun kita bisa saling berbagi dan bisa saling menyayangi. Manusia diciptakan lebih sempurna dari makhlik hidup lainnya karena kita mempunyai hati untuk merasa. Namun bagaimana dengan makhluk lainnya??
Berbagi cerita sedikit, di rumah aku memelihara 2 ekor kucing. Keduanya berjenis kelamin jantan. Yang besar bernama Piping dan yang lebih kecil namanya Acil. Mereka dirawat ketika masih sangat kecil sekali hingga sampai saat ini. Mereka di rumah akur, kemana-mana selalu deket bahkan kalo yang satu ga ada ato ga keliatan batang hidungnya pasti kucing yang satunya mengeluarkan suara berbeda sama halnya seperti induk kucing yang sedang mencari-cari anaknya. Nih aku perkenalin dulu kucing-kucingku :)

 Piping                                                                                            Acil






 
 






Mereka ini selalu sama-sama terus. Piping itu beda kayak kucing lainnya. Dia selalu di rumah terus dan hobinya cuma bersihin badan, makan, tidur, main bareng dan ngerawat si Acil. Mau bukti??



 ~Bersihin badan   ~Bobok




~Berduaan    ~Main Bareng 


 


 



 





















Ada 1 foto yang menurutku sweet banget. Waktu aku mau sholat subuh ga sengaja di depan pintu, aku nemuin mereka tidurnya nyentuh banget kayak saudara kandung.. Coba lihat betapa sayangnya mereka..

Dari cerita dan foto-foto di atas mengandung pesan bahwa jika kucing yang ga punya ikatan darah aja bisa saling menyayangi maka kita sebagai makhluk yang paling smpurna diantara makhluk lain seharusnya juga bisa saling berkasih sayang kepada sesama tanpa memandang adanya perbedaan :)